in Catatan Kehidupan, Pribadi

Kadang pengen banget ada tombol pause untuk beberapa pekerjaan, biar bisa fokus ke salah satu bidang dulu.

Don’t build half bridges, kata orang. Build one bridge at a time, finish it so it takes you from A to B. Then build another bridge to take you from B to C. Then another, then another.

Sekarang ketika semua pekerjaan bertumpuk mengantri minta diselesaikan, rasanya pengen teriak, “Faaaaaaaak !”

Leave a Reply