in Bisnis, Properti, Publik

Salah satu kriteria memilih bisnis adalah ketersediaan waktu kita untuk mengelolanya secara maksimal untuk menghasilkan profit secara optimal. Misalkan kita memilih bisnis jadi developer properti. Artinya kita harus tahu konsekuensi menjadi developer properti adalah konsisten untuk terus berburu lahan setiap hari, sambil menjalankan proyek yang sudah berjalan, dan tetap punya waktu untuk keluarga. Kalau kita tidak full time terjun di situ ya agak repot. Misalnya kita masih kerja kantoran harian, atau punya bisnis lain yang sedang berjalan dan belum bisa mandiri. Meski kita punya karyawan, core bisnisnya harus kita kuasai supaya kita tidak 100% bergantung pada karyawan. Dalam bisnis properti misalnya, kita tidak bisa serahkan urusan hunting tanah, nego dan deal kepada karyawan. Urusan jualan pun, kita harus ngerti survei pasar, ilmu marketing, kelola SDM, dll. Meskipun eksekusinya kita serahkan ke karyawan, tapi kita harus paham bener soal itu karena itulah core bisnis kita.

Urusan ketersediaan waktu ini sebenernya goalnya simple, yaitu gimana caranya bisnis kita jalan maksimal dengan keterlibatan kita seminimal mungkin. Jadi kita hanya pegang core businessnya saja, yang lain harus didelegasikan ke konsumen. Misal kita punya bisnis persewaan komik, maka yang jaga tempat persewaannya harus karyawan. Karyawan harus bisa ngumpulin data komik yang paling laris, atau yang sering ditanyain konsumen tapi kita belum punya, dll. Nah data itu yang kita gunakan untuk bikin daftar kulakan komik selanjutnya. Itu kita yang harus bikin, karena harus memperhitungkan kemampuan keuangan perusahaan, grafik revenue, dll. Nah yang beli ke toko buku bisa diserahkan lagi ke karyawan.

Urusan strategi marketing juga harus kita pegang sendiri, karena sebagai pengusaha kita harus tahu siapa pasar kita, perilaku konsumen, dll. Strategi kita yang harus buat, eksekusi boleh didelegasikan ke karyawan. Sesekali kita harus turun langsung juga untuk berinteraksi langsung dengan konsumen, merasakan apa yang mereka rasakan saat hendak atau sudah membeli produk kita. Feedback ini penting untuk evaluasi strategi marketing kita. Makanya pengusaha harus suka dunia marketing.

Kalau mau menjalankan beberapa bisnis sekaligus, bagaimana? Atau kalau kita masih kerja kantoran, bagaimana? Ya pokoknya kita harus punya waktu cukup untuk menjalankan core bisnis yang harus kita pegang sendiri itu. Capek? Iya. Menguntungkan? Harus.

Leave a Reply