in Bisnis, Bisnis, Motivasi, Pribadi, Publik, Uncategorized

Kayak kena tampar waktu nonton videonya Tung Desem Waringin di Youtube. Temanya “Menanam Tindakan, Membuang Penundaan, Menuai Keajaiban.” Salah satu yang dibahas adalah soal disiplin. Denger kata ini aja otakku langsung kena setrum. Yaoloh itu kata kayak udah lama banget gak aku dengar. Ternyata emang udah lama aku gak disiplin. Soal waktu, soal kerjaan, soal tindakan mencapai goal. Pantesan akhir-akhir ini kayak goyang, ternyata aku lupa satu hal paling penting dalam hidup yaitu DISIPLIN.

Salah satu yang harus didisplini adalah dalam hal prioritas tindakan. Ada empat area yang harus diperhatikan:

  1. Area yang tidak penting dan tidak mendesak. Area ini harusnya ditinggalkan. Contohnya: main game -__- Hadeh udah gak keitung berapa waktu yang benar-benar berharga tapi terbuang untuk ngegame, padahal itu tidak penting dan tidak mendesak. Menyenangkan iya, tapi tidak penting dan tidak mendesak.
  2. Area yang tidak penting tapi mendesak. Area ini harus dikerjakan segera karena sifatnya memang harus dikerjakan sekarang. Contohnya nerima telpon, ngising, dll.
  3. Area yang penting dan mendesak. Biasanya kita terpola untuk mengutamakan hal ini. Ternyata hal ini SALAH. Karena kalau kita selalu mengutamakan hal yang penting dan mendesak, kita jadi terbiasa mengerjakan sesuatu ketika waktunya sudah mepet. Akhirnya hidup kita kayak selalu dikejar-kejar deadline. Yang harus diutamakan adalah:
  4. Area yang penting dan tidak mendesak. Sebelum sesuatu itu mendesak, kita harus kerjakan terlebih dahulu. 80% waktu kita harus digunakan untuk sesuatu yang penting dan tidak mendesak, pada waktu masanya sudah tidak mendesak lagi karena sudah kita kerjakan dari awal.

Nah yang harus disiplin adalah melakukan hal-hal yang PENTING DAN TIDAK MENDESAK, supaya ketika deadlinenya hampir tiba hal itu sudah tidak mendesak lagi karena sudah kita kerjakan sebelumnya.

Thanks Pak Tung.

DISIPLIN

Leave a Reply

Webmentions

  • Bug – Berlin Sianipar

    […] li:before di CSS-nya ter-append sejak dari halaman paling atas. Sedikit mengganggu, tapi biarlah. Tidak penting dan tidak mendesak […]

  • Distraction – Berlin Sianipar

    […] Intinya, kita perlu tahu bahwa ada hal yang penting dan yang tidak penting. Nah lalu ada hal yang mendesak dan tidak mendesak. Mana yang harus didahulukan? Apakah yang penting dan mendesak? Salah. Kenapa? Klik di sini untuk tahu jawabannya. […]