in Cerita Kehidupan, Publik

Cerita

Setiap manusia punya cerita. Itu yang kuyakini dan memang itu yang selama ini sudah kubuktikan. Seperti sore ini ketika aku pergi ke tempat layanan cetak favoritku, aku melihat bapak tukang parkir yang biasa berjaga di depan tempat itu sedang mencatat sesuatu dari layar komputer yang biasa digunakan untuk menerima orderan cetak dari pelanggan. Setelah kuperhatikan, ternyata di layar komputer itu sedang terbuka jendela browser yang menunjukkan hasil pencarian Google untuk Universitas Negeri Semarang (UNNES). Kebetulan kemarin aku baru saja menonton di televisi tentang seorang mahasiswi yang lulus dengan IP terbaik di kampusnya dan ketika wisuda diantar naik becak oleh orangtuanya yang memang seorang tukang becak. Dalam hati aku berkata, mungkin bapak ini anaknya juga kepingin kuliah di perguruan tinggi negeri dan sang bapak diminta untuk mencari info tentang universitas negeri yang diinginkan si anak.

Seusai orderanku jadi, aku segera keluar menuju mobilku. Namun di depan tempat layanan cetak itu aku bertemu istri si bapak tukang parkir itu yang juga seorang tukang parkir. Mereka memang sepasang suami istri yang sama-sama menjadi tukang parkir di situ. Kadang mereka bergantian berjaga pagi dan sore. Namun sore ini mungkin mereka sedang bertugas bersama.

Aku bertanya pada si ibu itu, “Putrane pun meh kuliah nopo, bu?” (Anaknya sudah mau kuliah ya, bu? – Ind.)

“Enggih, mas. Sing nomer kalih niki tahun niki pun badhe kuliah.” (Iya, mas. Yang nomer dua tahun ini sudah mau kuliah – Ind.,) jawab ibu itu.

“Pantesan niko bapake kok pados info tentang UNNES.” (Pantas itu bapaknya kok cari info tentang UNNES. -Ind.,) ujarku.

Wah hebat juga ini, bapak ibunya tukang parkir tapi punya cita-cita tinggi anaknya harus sekolah tinggi sampai kuliah. Begitu pikirku. Namun yang membuatku menjadi amat sangat kagum adalah jawaban ibu itu berikutnya.

“Ingkang nomer setunggal malah pun S2. Nggih teng UNNES. Jurusan Bahasa Inggris. Pun jalan setahun niki.” (Yang nomer satu malah sudah S2. Ya di UNNES. Jurusan Bahasa Inggris. Sudah jalan setahun ini. – Ind.)

Buseeet ! Hebat euy ! Bapak ibu tukang parkir ini anaknya yang pertama malah sudah dikuliahkan sampai pascasarjana !

Sekali lagi aku membuktikan bahwa setiap manusia punya cerita. Inilah yang membuatku senang mengobrol dengan orang-orang yang seringkali dianggap orang kecil, terpinggirkan, bahkan terbuang. Karena setiap manusia, punya cerita.

Leave a Reply