What’s Your Why?

Belum pernah ada petinju yang dipukul jatuh oleh Mike Tyson lalu bangun lagi. Tapi Buster Douglas melakukannya. Ia bangkit, bahkan ia akhirnya memukul KO Mike Tyson. Kok bisa? Karena ia punya alasan yang sangat kuat untuk menang. Sekarang giliranmu. Temukan alasanmu untuk menjadi pemenang dalam hidup.

“He who has a why to live for can bear almost any how.”

 ~ Friedrich Nietzsche ~

Disiplin

Kayak kena tampar waktu nonton videonya Tung Desem Waringin di Youtube. Temanya “Menanam Tindakan, Membuang Penundaan, Menuai Keajaiban.” Salah satu yang dibahas adalah soal disiplin. Denger kata ini aja otakku langsung kena setrum. Yaoloh itu kata kayak udah lama banget gak aku dengar. Ternyata emang udah lama aku gak disiplin. Soal waktu, soal kerjaan, soal tindakan mencapai goal. Pantesan akhir-akhir ini kayak goyang, ternyata aku lupa satu hal paling penting dalam hidup yaitu DISIPLIN.

Salah satu yang harus didisplini adalah dalam hal prioritas tindakan. Ada empat area yang harus diperhatikan:

  1. Area yang tidak penting dan tidak mendesak. Area ini harusnya ditinggalkan. Contohnya: main game -__- Hadeh udah gak keitung berapa waktu yang benar-benar berharga tapi terbuang untuk ngegame, padahal itu tidak penting dan tidak mendesak. Menyenangkan iya, tapi tidak penting dan tidak mendesak.
  2. Area yang tidak penting tapi mendesak. Area ini harus dikerjakan segera karena sifatnya memang harus dikerjakan sekarang. Contohnya nerima telpon, ngising, dll.
  3. Area yang penting dan mendesak. Biasanya kita terpola untuk mengutamakan hal ini. Ternyata hal ini SALAH. Karena kalau kita selalu mengutamakan hal yang penting dan mendesak, kita jadi terbiasa mengerjakan sesuatu ketika waktunya sudah mepet. Akhirnya hidup kita kayak selalu dikejar-kejar deadline. Yang harus diutamakan adalah:
  4. Area yang penting dan tidak mendesak. Sebelum sesuatu itu mendesak, kita harus kerjakan terlebih dahulu. 80% waktu kita harus digunakan untuk sesuatu yang penting dan tidak mendesak, pada waktu masanya sudah tidak mendesak lagi karena sudah kita kerjakan dari awal.

Nah yang harus disiplin adalah melakukan hal-hal yang PENTING DAN TIDAK MENDESAK, supaya ketika deadlinenya hampir tiba hal itu sudah tidak mendesak lagi karena sudah kita kerjakan sebelumnya.

Thanks Pak Tung.

DISIPLIN

Regrets

Ada dua macam penyesalan :

  1. Penyesalan karena kita melakukan sesuatu kemudian gagal
  2. Penyesalan karena kita sama sekali tidak mencoba melakukan sesuatu yang seharusnya bisa kita lakukan

Penyesalan yang pertama bersifat sementara, sedangkan penyesalan yang kedua seringkali dibawa orang sampai mati.

I can stand the temporary pain of failing, but I can’t stand the lifelong pain of not trying.

Bukan Alat, Melainkan Skill

 

Gambar digital ini dibuat oleh seorang artist menggunakan software gambar paling sederhana yang tersedia gratis di OS Windows, Microsoft Paint.

Lain kali kamu mengeluhkan kurangnya alat yang kamu miliki untuk berkarya, tontonlah video ini dan sadarilah bahwa yang utama bukanlah seberapa canggih alat yang kamu punya melainkan seberapa hebat skill yang kamu miliki.